Dear Rodovidians, please, help us cover the costs of Rodovid.org web hosting until the end of 2025.

89.1% Complete

Mahisa Wonga Teleng ? (Bhatara Parameswara)

Van Rodovid NL

Persoon:330123
Ga naar: navigatie, zoek
CLAN: verzamelnaam voor 1 familie met diverse achternamen Wangsa Rajasa
geslacht man
Volledige naam bij geboorte Mahisa Wonga Teleng ?
andere gebruikte achternamen Bhatara Parameswara
Ouders

Ken Dedes [?]

Ken Arok / Sri Ranggah Rajasa Amurwabhumi [Rajasa] * 1182 † 1227

Gebeurtenissen

geboorte van kind: Waning Hyun / Jayawardhani [Singasari]

geboorte van kind: Bhatara Narasinghamurti / Mahisa Campaka (Ratu Angabhaya) [Wangsa Rajasa] † 1269

Notities

Mahisa Wonga Teleng adalah tokoh dalam Pararaton yang merupakan putra dari Ken Arok pendiri Kerajaan Tumapel (atau lebih terkenal dengan nama Singhasari). Tokoh ini merupakan ayah dari Narasinghamurti, leluhur raja-raja Majapahit.

Bhatara Parameswara raja Kadiri Tokoh Mahisa Wonga Teleng hanya terdapat dalam Pararaton. Sementara itu dalam prasasti Mula Malurung ditemukan nama Bhatara Parameswara raja Kadiri yang diduga identik dengannya. Prasasti ini dikeluarkan oleh cucunya dari pihak ibu yang bernama Kertanagara saat masih menjabat sebagai yuwaraja tahun 1255.

Menurut prasasti tersebut, Bhatara Parameswara semasa hidupnya menjadi adiguru yang dihormati di tanah Jawa. Ia memiliki putri bernama Waning Hyun yang menikah dengan Wisnuwardhana raja Tumapel saat itu. Dari perkawinan ini lahir Kertanagara.

Sepeninggal Parameswara, secara berturut-turut ia digantikan oleh adik-adiknya, yaitu Guningbhaya dan Tohjaya sebagai raja Kadiri. Sepeninggal Tohjaya, kerajaan Kadiri dipersatukan kembali dengan Tumapel oleh Wisnuwardhana. Putranya yang bernama Kertanagara diangkat sebagai raja muda di sana sebagai bawahan Tumapel.

Menurut Pararaton, pada tahun 1222 Ken Arok menaklukkan Kadiri dan menjadikannya sebagai bawahan Tumapel. Menurut prasasti Mula Malurung, wilayah Kadiri diperintah oleh Parameswara. Besar kemungkinan bahwa Parameswara identik dengan Mahisa Wonga Teleng, karena ia merupakan putra tertua Ken Arok yang lahir dari permaisuri Ken Dedes.

Mungkin pengangkatan Mahisa Wonga Teleng sebagai raja Kadiri inilah yang membuat Anusapati anak tiri Ken Arok cemburu. Pararaton mengisahkan Ken Arok tewas tahun 1247 dibunuh Anusapati (ayah Wisnuwardhana). Mungkin akibat peristiwa ini Parameswara meisahkan Kadiri dari Tumapel dan menolak menjadi bawahan Anusapati. Mereka baru berdamai setelah Waning Hyun menikah dengan Wisnuwardhana.

Nasib Kadiri setelah ditaklukkan Ken Arok memang sama sekali tidak disinggung dalam Pararaton. Sementara itu dalam prasasti Mula Malurung tersirat bahwa Kadiri memisahkan diri dari Tumapel dan kemudian dipersatukan lagi oleh Wisnuwardhana sepeninggal Tohjaya.

Keturunan Mahisa Wonga Teleng Pararaton menyebutkan Mahisa Wonga Teleng adalah ayah dari Mahisa Campaka alias Narasingamurti. Menurut Nagarakretagama, Narasingamurti memiliki putra bernama Lembu Tal, yang kemudian menjadi ayah dari Raden Wijaya pendiri Kerajaan Majapahit.

Apabila Bhatara Parameswara benar-benar identik dengan Mahisa Wonga Teleng, maka dapat disimpulkan kalau Waning Hyun adalah saudara perempuan Narasinghamurti. Dengan demikian, hubungan antara Narasinghamurti dengan Wisnuwardhana tidak hanya sepupu, namun juga sebagai ipar. Menurut prasasti Mula Malurung, Bhatara Parameswara meninggal di Kebon Agung dan kemudian dicandikan di Pikatan sebagai Wisnu.


van de grootouders tot en met de kleinkinderen

grootouders
Mpu Purwa
beroep: ± 1185-1222
Gajah Para
geboorte:
Ken Endok
geboorte:
grootouders
Ouders
Ken Arok / Sri Ranggah Rajasa Amurwabhumi
geboorte: 1182, East Java
Huwelijk: Ken Umang
Huwelijk: Ken Dedes
titel: 1222 - 1227, Raja Singhasari dengan gelar Rajasa
overlijden: 1227
Ouders
 
== 3 ==
? Putri
geboorte:
Panji Tohjoyo / Apanji Tohjaya
titel: 1249 - 1250, Tumapel, Raja Singasari
overlijden: 1250
Dewi Rumbi
geboorte:
Prabhu Guningbhaya ? (Agnibhaya)
titel: 1230?, Kahuripan, Raja Kediri
== 3 ==
Kinderen
Ranggawuni / Wisnuwardhana (Sri Jayawisnuwardhana Sang Mapanji Seminingrat Sri Sakala Kulama Dhurmadana Kamaleksana)
Huwelijk: Waning Hyun / Jayawardhani
titel: 1227, Singosari, Raja Singasari IV, 1227-1248M versi Negarakertagama, 1247-1249M versi Pararaton
Kinderen
kleinkinderen
Kertanegara / Sri Jnanabajreswara (śrī Mahārājādhirāja Kŗtanagara Wikrama Dharmmottunggadew)
Huwelijk: Dara Kencana , Sri Bajradewi
Huwelijk: Sri Bajradewi
titel: 1254, Kediri (East Java), Yuwaraja Kediri bergelar Sri Maharaja Sri Lokawijaya Purusottama Wira Asta Basudewadhipa Aniwariwiryanindita Parakrama Murddhaja Namottunggadewa
titel: 1268, Raja Singasari
overlijden: 1292
Jayakatwang / Jayakatong (Aji Katong / Jayakatyeng)
titel: Bupati Gelang-Gelang
Huwelijk: Nararya Turuk Bali
titel: 1271 - 1293, Kediri (East Java), Bupati Kediri
kleinkinderen

Aspecten/acties
Persoonlijke instellingen
Andere talen