Dear Rodovidians, please, help us cover the costs of Rodovid.org web hosting until the end of 2025.

89.1% Complete

2. Nyai Subanglarang / Dewi Kumalawangi (Puteri Subang Keranjang) † 1441

Van Rodovid NL

Persoon:70668
Ga naar: navigatie, zoek
CLAN: verzamelnaam voor 1 familie met diverse achternamen Sunda-Galuh
geslacht vrouw
Volledige naam bij geboorte 2. Nyai Subanglarang / Dewi Kumalawangi
andere gebruikte achternamen Puteri Subang Keranjang
Ouders

2. Ki Gedeng Tapa/ Ki Gedeng Jumajan Jati [Cirebon]

[1][2]

Gebeurtenissen

geboorte: Isteri Ke 2

Huwelijk: Prabu Silih Wangi / Raden Pamanah Rasa (Prabu Guru Dewataprana Sri Baduga Maharaja) [Pajajaran] † 1521

1423 geboorte van kind: 4. Walangsungsang / / Sri Mangana (Pangeran Cakrabuwana) [Pajajaran] * 1423

1426 geboorte van kind: 5. Nyai Rara Santang / Hajjah Syarifah Mudaim [Pajajaran] * 1426

1428 geboorte van kind: 6. Prabu Kian Santang / Raja Sangara [Pajajaran] * 1428

1441 overlijden: Pakuan

Notities

Catatan Admin : Endang Suhendar alias Idang


Dinasti Prabu Siliwangi yang masuk Islam adalah dari garis ibu, Subang Larang. Dapat dipastikan dari Subang Larang ajaran Islam mulai dikenal oleh putra-putrinya. Walaupun Subang Larang sebagai putri Ki Gedeng Taparaja Singapora bawahan dari Kerajaan Pajajaran. Namun Subang Larang adalah murid dari Syekh Hasanuddin atau dikenal pula sebagai Syekh Kuro (Karawang).

Adapun putra pertama adalah Walangsungsang. Kedua, putri Nyai Rara Santang. Ketiga, Raja Sangara. Tidak mungkin Subang Larang dengan bebas membelajarkan ajaran Islam secara terbuka dalam lingkungan istana. Oleh karena itu, Walangsungsang, mempelopori meninggalkan istana dan berguru kepada Syekh Datuk Kahfi di Gunung Amparan Jati di Cirebon. Syekh Datuk Kahfi dikenal pula dengan nama Syekh Nuruljati. Dalam pengajian dengan Syekh Nurjati, diwisuda dengan ditandai pergantian nama menjadi Ki Somadullah. Kemudian membuka pedukuhan baru, Kebon Pesisir. Kelanjutannya menikah dengan Nyai Kencana Larang putri Ki Gedeng Alang Alang. Dari sini memperoleh gelar baru Ki Wirabumi.

Bronnen

  1. http://yulian.firdaus.or.id/2005/09/23/sundapura/ -
  2. http://cirebonme.blogspot.com/2008/10/cerita-purwaka-caruban-nagari.html -

van de grootouders tot en met de kleinkinderen

grootouders
1.Giridewata / Ki Gendeng Kasmaya
beroep: Raja - Cirebon Girang / Aleng kapura
grootouders
Ouders
Ouders
 
== 3 ==
== 3 ==
Kinderen
3. Retna Ayu Mrana
geboorte: 1422c
22. Prabu Surawisésa / Munding Laya Dikusuma (Ratu Samiam)
geboorte: 1465c, Dikalkulasi usianya 70 thn, naik tahta pada usia 56 tahun, menikah 1492
Huwelijk: Dewi Kinawati ? (Dewi Kania)
titel: 1521 - 1535, Pajajaran, Bogor, Raja Pajajaran Ke 2
overlijden: 1535
8. Raden Tenga
geboorte: 1432c
9. Rd. Ceumeut / Raden Meumeut (Raden Ameut)
geboorte: 1434c
begrafenis: Desa Sindangwasa kecamatan Palasah Jatiwangi KM 51/54 Majalengka
10. R. Ne-Eukeun
geboorte: 1436c
14. Prabu Layakusumah
Huwelijk: 2. Nyi Putri Buniwangi/ Nyi Rambut Kasih
beroep: ~ 1444, Cicurug, Sukabumi, Raja Keprabuan Pakuan Raharja
17. Nyai Lara Badaya
geboorte: 1450c
20. Prabu Pucuk Umum (Raja Banten) / Prabu Sena Pakuan
geboorte: 1461c
titel: c, Adipati di Pesisir Banten atau Banten Girang.
7. Dewi Surawati
geboorte: 1430c
19. Guru Aji Minajaya
geboorte: 1459c
Kinderen
kleinkinderen
kleinkinderen

Aspecten/acties
Persoonlijke instellingen
Andere talen