Bendara Raden Mas Haryo Sindoediningrat
Van Rodovid NL
Persoon:1603829
| CLAN: verzamelnaam voor 1 familie met diverse achternamen | Pakubuwono V |
| geslacht | man |
| Volledige naam bij geboorte | Bendara Raden Mas Haryo Sindoediningrat |
| Ouders | |
van de grootouders tot en met de kleinkinderen
grootouders
geboorte: 28 juli 1796, Surakarta
Huwelijk: ♀ Ratu Kencana
Huwelijk: ♀ Ratu Paku Buwono
Huwelijk: ♀ Raden Ayu Retnodiluwih
titel: 14 juni 1830 - 28 juli 1858, Surakarta, Susuhunan Surakarta Ke-VII [1830–1858]
overlijden: 28 juli 1858, Surakarta
Huwelijk: ♀ Ratu Kencana
Huwelijk: ♀ Ratu Paku Buwono
Huwelijk: ♀ Raden Ayu Retnodiluwih
titel: 14 juni 1830 - 28 juli 1858, Surakarta, Susuhunan Surakarta Ke-VII [1830–1858]
overlijden: 28 juli 1858, Surakarta
geboorte: 20 april 1789, Surakarta
Huwelijk: ♀ Bendoro Raden Ajeng Ngaisah
titel: 17 augustus 1858, Surakarta, Susuhunan Surakarta Ke-VII
overlijden: 28 december 1861, Surakarta
Huwelijk: ♀ Bendoro Raden Ajeng Ngaisah
titel: 17 augustus 1858, Surakarta, Susuhunan Surakarta Ke-VII
overlijden: 28 december 1861, Surakarta
♀ Mas Ajeng Tirtasura
geboorte: Banyumas, Level 1 = putera ke 1 dari 12 putera R Adipati Metadiredja I / R Adipati Bratadiningrat (Wedana Bupati Kanoman Banyumas)
♂ R Ngabei Kertadiredja / Ngabei di Sokaraja
geboorte: Level 1 = putera ke 2 dari 12 putera R Adipati Metadiredja I / R Adipati Bratadiningrat (Wedana Bupati Kanoman Banyumas)
beroep: Wedana Kace (Sokaraja).
beroep: Wedana Kace (Sokaraja).
♀ Mas Ajeng Mertadikromo
geboorte: ., Level 1 = putera ke 3 dari 12 putera R Adipati Metadiredja I / R Adipati Bratadiningrat (Wedana Bupati Kanoman Banyumas)
♂ Kanjeng Pangeran Adipati Arya Mertadiredja II
geboorte: Level 1 = putera ke 4 dari 12 putera R Adipati Metadiredja I / R Adipati Bratadiningrat (Wedana Bupati Kanoman Banyumas)
beroep: > Wedana Bupati Kanoman Banyumas, 21 NOP 1830 sd. 22 AGS -1831 > Bupati Ajibarang 22-08-1831, sd 06-10-1832 > Bupati Purwokerto I, 6-10-1832, sd. 20-09-1853
Huwelijk:
begrafenis: Wafat dimakamkan di Pesarean Kalibogor-Purwokerto.
beroep: > Wedana Bupati Kanoman Banyumas, 21 NOP 1830 sd. 22 AGS -1831 > Bupati Ajibarang 22-08-1831, sd 06-10-1832 > Bupati Purwokerto I, 6-10-1832, sd. 20-09-1853
Huwelijk:
begrafenis: Wafat dimakamkan di Pesarean Kalibogor-Purwokerto.
♂ R Mertawidjaya .
geboorte: Level 1 = putera ke 6 dari 12 putera R Adipati Metadiredja I / R Adipati Bratadiningrat (Wedana Bupati Kanoman Banyumas)
beroep: Mantri Guru Sokaraja
beroep: Mantri Guru Sokaraja
♂ Raden Ngabei Kramadiredja
geboorte: Level 1 = putera ke 7 dari 12 putera R Adipati Metadiredja I / R Adipati Bratadiningrat (Wedana Bupati Kanoman Banyumas)
beroep: Patih Sindusenan/Panewu Pinisepuh Kepatihan Surakarta
beroep: Patih Sindusenan/Panewu Pinisepuh Kepatihan Surakarta
♀ R Ayu Tjakradipura
geboorte: Level 1 = putera ke 8 dari 12 putera R Adipati Metadiredja I / R Adipati Bratadiningrat (Wedana Bupati Kanoman Banyumas)
♂ Raden Ngabei Sasradiredjo
geboorte: Level 1 = putera ke 9 dari 12 putera R Adipati Metadiredja I / R Adipati Bratadiningrat (Wedana Bupati Kanoman Banyumas)
beroep: Patih Kabupaten Cilacap
beroep: Patih Kabupaten Cilacap
♂ R Ng Soerowidjaya / Mas Soerowigati
geboorte: level 1 = putera ke 4 /dari 12 putera dari R Adipati Metadiredja I / R Adipati Bratadiningrat (Wedana Bupati Kanoman Banyumas)
♀ Raden Ayu Tumenggung Radjwanti II
geboorte: level 1 = putera ke 11 dari 12 putera dari R Adipati Metadiredja I / R Adipati Bratadiningrat (Wedana Bupati Kanoman Banyumas).
♂ Raden Ngabei Surodimedja
geboorte: level 1 = putera ke 12 /dari 12 putera dari R Adipati Metadiredja I / R Adipati Bratadiningrat (Wedana Bupati Kanoman Banyumas)
beroep: Mantri Guru Jatilawang
beroep: Mantri Guru Jatilawang
grootouders
Ouders
geboorte: 26 april 1807, Surakarta
Huwelijk: ♀ Gusti Kanjeng Ratu Ageng
Huwelijk: ♀ Ratansari
titel: 15 september 1823 - 1830, Susuhunan of Surakarta
overlijden: 2 juni 1849, Ambon, Pakubuwana VI meninggal dunia di Ambon pada tanggal 2 Juni 1849. Menurut laporan resmi Belanda, ia meninggal karena kecelakaan saat berpesiar di laut. Pada tahun 1957 jasad Pakubuwana VI dipindahkan dari Ambon ke Astana Imogiri, yaitu kompleks pemakaman keluarga raja keturunan Mataram. Pada saat makamnya digali, ditemukan bukti bahwa tengkorak Pakubuwana VI berlubang di bagian dahi. Menurut analisis Jend. TNI Pangeran Haryo Jatikusumo (putra Pakubuwana X), lubang tersebut seukuran peluru senapan Baker Riffle. Ditinjau dari letak lubang, Pakubuwana VI jelas bukan mati karena bunuh diri, apalagi kecelakaan saat berpesiar. Raja Surakarta yang anti penjajahan ini diperkirakan mati dibunuh dengan cara ditembak pada bagian dahi.
Huwelijk: ♀ Gusti Kanjeng Ratu Ageng
Huwelijk: ♀ Ratansari
titel: 15 september 1823 - 1830, Susuhunan of Surakarta
overlijden: 2 juni 1849, Ambon, Pakubuwana VI meninggal dunia di Ambon pada tanggal 2 Juni 1849. Menurut laporan resmi Belanda, ia meninggal karena kecelakaan saat berpesiar di laut. Pada tahun 1957 jasad Pakubuwana VI dipindahkan dari Ambon ke Astana Imogiri, yaitu kompleks pemakaman keluarga raja keturunan Mataram. Pada saat makamnya digali, ditemukan bukti bahwa tengkorak Pakubuwana VI berlubang di bagian dahi. Menurut analisis Jend. TNI Pangeran Haryo Jatikusumo (putra Pakubuwana X), lubang tersebut seukuran peluru senapan Baker Riffle. Ditinjau dari letak lubang, Pakubuwana VI jelas bukan mati karena bunuh diri, apalagi kecelakaan saat berpesiar. Raja Surakarta yang anti penjajahan ini diperkirakan mati dibunuh dengan cara ditembak pada bagian dahi.
Ouders
== 3 ==
== 3 ==

