Girishawardhana Dyah Suryawikrama / Bhra Hyang Purwawisesa (Dyah Suryawikrama / Brawijaya III) † 1466

Van Rodovid NL

Persoon:329378
Ga naar: navigatie, zoek
CLAN: verzamelnaam voor 1 familie met diverse achternamen Majapahit Rajasa
geslacht man
Volledige naam bij geboorte Girishawardhana Dyah Suryawikrama / Bhra Hyang Purwawisesa
andere gebruikte achternamen Dyah Suryawikrama / Brawijaya III
Ouders

Raden Rajasawardhana Dyah Wijayakumara/ Brawijaya II [Majapahit Rajasa]

Wiki-pagina [[1]]
[1]

Gebeurtenissen

geboorte van kind: Bhre Pandansalas / Dyah Suraprabhawa (Bhre Tumapel Singhawikramawardhana / Brawijaya IV) [Majapahit Rajasa] † 1474

geboorte van kind: Raden Arya Brominto / Raden Panoelak (Prabu Brokumoro - Gelang) [Prabu Brawijaya III]

1456 - 1466 titel: Prabu Majapahit XI bergelar Brawijaya III

1466 overlijden:

Notities

Girishawardhana Dyah Suryawikrama adalah raja Majapahit yang memerintah tahun 1456-1466. Ia dianggap identik dengan Bhra Hyang Purwawisesa dalam Pararaton.

Bhra Hyang Purwawisesa dalam Pararaton Menurut Pararaton, Sepeninggal Rajasawardhana tahun 1453 Majapahit dilanda kekosongan pemerintahan selama tiga tahun. Baru pada tahun 1456, Bhre Wengker naik takhta bergelar Bhra Hyang Purwawisesa. Pada tahun 1462 terjadi bencana gunung meletus mewarnai pemerintahannya.

Pada tahun 1466 Hyang Purwawisesa meninggal dunia dan dicandikan di Puri. Ia digantikan oleh Bhre Pandansalas sebagai raja selanjutnya.

Girisawardhana Dyah Suryawikrama Tokoh Hyang Purwawisesa dianggap identik dengan Girisawardhana Dyah Suryawikrama, raja Majapahit yang mengeluarkan prasasti Sendang Sedur tahun 1463. Nama Dyah Suryawikrama sebelumnya juga muncul dalam prasasti Waringin Pitu (1447), sebagai putra kedua Dyah Kertawijaya.

Jika Rajasawardhana identik dengan Dyah Wijayakumara, kakak Suryawikrama. Maka, kekosongan pemerintahan selama tiga tahun dapat diperkirakan terjadi karena adanya perebutan takhta antara Suryawikrama melawan Samarawijaya putra sulung Wijayakumara.

Prasasti Waringin Pitu juga menyebutkan Samarawijaya adalah menantu Suryawikrama. Mungkin pada tahun 1456 persaingan antara keduanya berakhir setelah Samarawijaya merelakan takhta Majapahit kepada Suryawikrama, yang tidak lain adalah paman sekaligus mertuanya tersebut.

Bronnen

  1. Kepustakaan - * M.C. Ricklefs. 1991. Sejarah Indonesia Modern (terjemahan). Yogyakarta: Gadjah Mada University Press
    • Poesponegoro, M.D., Notosusanto, N. (editor utama). Sejarah Nasional Indonesia. Edisi ke-4. Jilid II. Jakarta: Balai Pustaka, 1990.

van de grootouders tot en met de kleinkinderen

grootouders
Rajasakusuma / Hyang Wekasing Sukma
overlijden: Putera Mahkota. Wafat 1427 sebelum menjadi raja
Dewi Suhita / Bhre Daha II (Dyah Ayu Kencana Wungu)
Huwelijk: Hyang Prameswara / Bhre Kahuripan (Aji Ratnapangkaja)
titel: 1429 - 1447, Rani Majapahit V bergelar Prabu Stri Suhita
overlijden: 1447
Kertawijaya / Brawijaya I (Bhre Tumapel III)
Huwelijk: Jayawardhani Dyah Jayeswari / Bhre Daha Kapanca
titel: 1447 - 1451, Prabu Majapahit VII bergelar Sri Maharaja Wijaya Parakrama Wardhana (Brawijaya I)
overlijden: 1451
grootouders
Ouders
Manggalawardhani / Bhre Tanjungpura (Dyah Suragharini / Putri Junjung Buih)
Huwelijk: Raden Rajasawardhana Dyah Wijayakumara/ Brawijaya II
titel: 1447, Menurut prasasti Waringin Pitu, Dyah Wijayakumara memiliki istri bernama Manggalawardhani Bhre Tanjungpura. Dari perkawinan itu lahir dua orang anak, yaitu Dyah Samarawijaya dan Dyah Wijayakarana.
Ouders
 
== 3 ==
Girishawardhana Dyah Suryawikrama / Bhra Hyang Purwawisesa (Dyah Suryawikrama / Brawijaya III)
titel: 1456 - 1466, Prabu Majapahit XI bergelar Brawijaya III
overlijden: 1466
== 3 ==
Kinderen
? Brawijaya IV
geboorte:
Bhre Pandansalas / Dyah Suraprabhawa (Bhre Tumapel Singhawikramawardhana / Brawijaya IV)
Huwelijk: Bhre Tanjungpura / Manggalawardhani Dyah Suragharini (Putri Junjung Buih/Putri Ratna Janggala Kadiri)
Huwelijk: Rajasawardhanadewi Dyah Sripura
titel: 1466 - 1474, Majapahit, Raja Majapahit X bergelar Sri Adi Suraprabhawa Singhawikramawardhana Giripati Pasutabhupati Ketubhuta (Brawijaya IV)
overlijden: 1474, Didarmakan di Sri Wisnupura - Jinggan
Kinderen
kleinkinderen
Raden Pamekas
geboorte:
Girindrawardhana Dyah Ranawijaya Bhre Kertabhumi
titel: Prabu Majapahit bergelar Brawijaya VI
Girindrawardhana Dyah Wijayakusuma / Bhre Keling
titel: Raja Majapahit ke 12, Th.14.. s/d 1486 Ms
Girindrawardhana Dyah Ranawijaya / Sri Wilwatikta (Brawijaya VI)
titel: 1478 - 1498, Prabu Majapahit XII bergelar Prabhu Natha Girindrawardhana (Brawijaya VI)
overlijden: 1527
kleinkinderen

Aspecten/acties
Persoonlijke instellingen
Andere talen